Aa Gym Indikasikan Tidak Dukung Ridwan Kamil Di Pilgub Jabar 2018
KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym mengindikasikan tidak mendukung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018.
Pada sebuah kajian MQ Pagi di Daarut Tauhiid Bandung, Ahad (30/4/2017), Aa Gym secara tersirat menyatakan, dirinya akan mendukung Cagub Jabar dengan melihat tingkat ketakwaannya dan orang-orang atau kelompok yang menjadi temannya.
Sumber http://muslimbuzzers.blogspot.com
Pada sebuah kajian MQ Pagi di Daarut Tauhiid Bandung, Ahad (30/4/2017), Aa Gym secara tersirat menyatakan, dirinya akan mendukung Cagub Jabar dengan melihat tingkat ketakwaannya dan orang-orang atau kelompok yang menjadi temannya.
Saat pengajian itu, ada seorang ibu bertanya ihwal calon gubernur yang didukung oleh partai pendukung penista agama.
Aa Gym menjawab, “Saya orang Jawa Barat, ini bukan kampanye, bukan orang politik. Kalau saya memilih, saya akan melihat tingkat ketakwaannya. Takwa itu yakin ke Allah, kepatuhannya ke Allah, dan ngajak ke Allah,” katanya.
"Yang kedua, dengan siapa beliau berkumpul. Karena seseorang berkumpul dengan orang yang penjual minyak wangi akan ikut harum. Berkumpul dengan cendekia besi, wangi bakaran. Bukan cendekia besi yang buruk ini ilustrasi saja,” katanya.
Kalau orang deketnya inget ke Allah, kata Aa Gym, mengajak ke Allah, mau berjuang bersama. Apalagi Jawa Barat mayoritasnya Islam. Kalau umat Islamnya baik, umat non Islam benar-benar akan diperlakukan dengan adil.
“Kalau menyebut krisis kebhinekaan itu hanya jualan orang-orang yang mau mendiskreditkan Islam. Tidak ada problem dengan Bhineka Tunggal Ika. Kaprikornus itu hanya digoreng oleh pihak yang ingin mendiskreditkan Islam,” ujarnya.
“Umat Islam tidak banyak keinginan. Keinginannya cuma satu menuntut keadilan,” ungkapnya.
"Yang kedua, dengan siapa beliau berkumpul. Karena seseorang berkumpul dengan orang yang penjual minyak wangi akan ikut harum. Berkumpul dengan cendekia besi, wangi bakaran. Bukan cendekia besi yang buruk ini ilustrasi saja,” katanya.
Kalau orang deketnya inget ke Allah, kata Aa Gym, mengajak ke Allah, mau berjuang bersama. Apalagi Jawa Barat mayoritasnya Islam. Kalau umat Islamnya baik, umat non Islam benar-benar akan diperlakukan dengan adil.
“Kalau menyebut krisis kebhinekaan itu hanya jualan orang-orang yang mau mendiskreditkan Islam. Tidak ada problem dengan Bhineka Tunggal Ika. Kaprikornus itu hanya digoreng oleh pihak yang ingin mendiskreditkan Islam,” ujarnya.
“Umat Islam tidak banyak keinginan. Keinginannya cuma satu menuntut keadilan,” ungkapnya.
Indikator kedua yang dikemukakan Aa Gym, ialah "dengan siapa beliau berkumpul", secara tidak eksklusif menyindir Ridwan Kamil yang sudah diusung Partai Nasdem, partai yang jelas-jelas pro-Ahok, pro-Jokowi, dan corong medianya, Media Grup --termasuk Metro TV-- secara terang sering mendiskreditkan Islam dan kaum Muslim.*
Posting Komentar untuk "Aa Gym Indikasikan Tidak Dukung Ridwan Kamil Di Pilgub Jabar 2018"