Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Save Kh Ma’Ruf Amin! Selamatkan Mui, Alasan Prabowo Subianto Pilih Sandiaga

Alasan Prabowo Subianto Pilih Sandiaga Uno dan umat Islam harus Sayangi Ma'ruf Amin

Alasan Prabowo Subianto menentukan Sandiaga Uno sebagai Cawapres:

"Bisa saja mengambil ulama... tapi aku tau disana sudah ada ayahanda Ma'aruf Amin.. jadi lebih baik aku tidak maju jikalau ummat Islam harus terbelah.. bukan aku tidak menghormati Ijtima.. tapi aku ingin Indonesia satu..."

Sebelum deklarasi, Prabowo sudah telepon Habib Rizieq Shihb (HRS) alasannya yaitu mendengar nama Mahfud MD dibatalkan jadi cawapres Jokowi dan diganti Ma'aruf Amin.

Justru HRS minta semoga cawapres Prabowo jangan dari kalangan ulama karen khawatir akan terjadi goresan umat Islam.

Jadilah Uno yang dianggap bisa menangani ekonomi negri yang morat-marit. Saran HRS inilah yangg memudahkan koalisi Gerindra, PAN, dan PKS legowo.

Save KH Ma’ruf Amin! Selamatkan MUI:

"Betul sekali KH Ma’aruf Amin yaitu sosok Yang harus di hormati. Bukan di jadikan TOPENG. Bukan di jadikan Mobil pengangkut barang berat. Satu kata satu tujuan selamatkan KH Ma’ruf Amin TUMBANGkan joko widodo 2019GantiPresiden".

Alasan Prabowo Subianto Pilih Sandiaga Uno dan umat Islam harus Sayangi Ma Save KH Ma’ruf Amin! Selamatkan MUI, Alasan Prabowo Subianto Pilih Sandiaga

Alasan Prabowo Subianto Pilih Sandiaga Uno dan umat Islam harus Sayangi Ma Save KH Ma’ruf Amin! Selamatkan MUI, Alasan Prabowo Subianto Pilih Sandiaga

Sandiaga S Uno termasuk orang yang direkomendasikan oleh Majelis Ormas Islam (MOI)

Alasan Prabowo Subianto Pilih Sandiaga Uno dan umat Islam harus Sayangi Ma Save KH Ma’ruf Amin! Selamatkan MUI, Alasan Prabowo Subianto Pilih Sandiaga

Karena Prabowo tahu semisal dia ambil dari salah satu ulama, nanti bakal ada debat ulama vs ulama. Dan ia tidak mau memecah belah ulama hanya untuk kepentingan politik.*


Sumber http://muslimbuzzers.blogspot.com

Posting Komentar untuk "Save Kh Ma’Ruf Amin! Selamatkan Mui, Alasan Prabowo Subianto Pilih Sandiaga"