Seword.Com Situs Anti-Islam, Ahoker, Provokator, Pemecah-Belah Bangsa
Seword.com Situs Anti-Islam, Ahoker, Provokator, Pemecah-Belah Bangsa
BLOG seword.com merupakan kepingan dari buzzer pendukung Ahok, Jokowi, dan produsen HOAX yang gencar menyerang Islam dan kaum Muslim.
Ia juga mengharapkan semoga masyarakat cerdas dalam membaca informasi di internet dan tidak pribadi percaya dengan gosip dari situs-situs yang tidak kredibel. (Sumber) Sumber http://muslimbuzzers.blogspot.com
BLOG seword.com merupakan kepingan dari buzzer pendukung Ahok, Jokowi, dan produsen HOAX yang gencar menyerang Islam dan kaum Muslim.
Kalau pengelola seword bukan kafir, dipastikan ia ialah munafik yang menjadi musuh umat Islam.
Judul-judul dan isi goresan pena sering memojokkan umat dan tokoh-tokoh Islam. Seword situs pendukung Jokowi tapi kini menampilkan wujud aslinya sebagai situs kebencian terhadap Islam. Sayangnya situs ini dilindungi pemerintah Jokowi, bahkan penulisnya ibarat Alifurahman Asyari pernah diundang ke Istana Presiden.
Salah satu artikelnya berjudul "Munafikun!!! Akhirnya Ketua MUI Mengakui Ditelpon SBY Sebelum Menyatakan Ahok Menista Agama!" dan direpos di sini. Url aslinya: https://seword.com/politik/munafikun-akhirnya-ketua-mui-mengakui-ditelpon-sby-sebelum-menyatakan-ahok-menista-agama/
Salah satu artikelnya berjudul "Munafikun!!! Akhirnya Ketua MUI Mengakui Ditelpon SBY Sebelum Menyatakan Ahok Menista Agama!" dan direpos di sini. Url aslinya: https://seword.com/politik/munafikun-akhirnya-ketua-mui-mengakui-ditelpon-sby-sebelum-menyatakan-ahok-menista-agama/
Namun, namanya juga HOAX dan PROPAGANDA, tidak ada satu pun kalimat dalam artikel tersebut yang berisi legalisasi Ketua MUI ditelpon SBY.
Menyadari sekaligus takut menjadi sasaran amarah umat Islam dan warga NU, Seword menghapus artikel tersebut. Namun, Google masih menyimpannya.
Ketika link current page diklik, muncul url https://seword.com/politik/ketua-mui-diduga-ditelpon-sby-sebelum-menyatakan-ahok-menista-agama__trashed/ yang artinya artikel sudah dihapus. Ciut nyali ni ye......!!!!
This is Google's cache of https://seword.com/politik/munafikun-akhirnya-ketua-mui-mengakui-ditelpon-sby-sebelum-menyatakan-ahok-menista-agama/. It is a snapshot of the page as it appeared on 31 Jan 2017 15:39:40 GMT. The current page could have changed in the meantime. Learn more Full versionText-only versionView source.
Ketika link current page diklik, muncul url https://seword.com/politik/ketua-mui-diduga-ditelpon-sby-sebelum-menyatakan-ahok-menista-agama__trashed/ yang artinya artikel sudah dihapus. Ciut nyali ni ye......!!!!
Page Not Found!SIAPA PENGELOLANYA?
We're sorry, but we can't find the page you were looking for. It's probably some thing we've done wrong but now we know about it and we'll try to fix it.
Seword.com ialah website opini terpercaya dan terbuka untuk umum. Bagi yang ingin bergabung menulis, kirimkan pola artikelnya ke email redaksi@seword.com, jikalau layak nantinya akan diberi kanal sebagi penulis seword. Admin akan mereview setiap karya yang masuk sebelum layak ditayangkan.
Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak menerima Rp 336.360,-
Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya sanggup menghubungi:
AlifurrahmanBBM: 74B86AE4
WA: +150 6802 8643
Ada kompensasi Rp 3 perhits/view dan dibayarkan setiap bulannya. Misal anda menulis 10 artikel dengan hits/view 11.212 perartikel maka anda berhak menerima Rp 336.360,-
Untuk pemasangan iklan atau kerjasama lainnya sanggup menghubungi:
AlifurrahmanBBM: 74B86AE4
WA: +150 6802 8643
Nah, itu beliau orangnya.
Mungkin poster ini yang menciptakan Seword menghapus salah stau postingan propaganda anti-Islamnya itu.
| GP Ansor Siaga Bela Ma'ruf Amin.* |
UPDATE!
Bikin Hoax, Owner Situs Pendukung Basuki Terancam Dipenjara 12 Tahun

Owner seword.com Alifurrahman S Asyari dan postingannya yang dianggap kontroversial
bersamaislam.com Jakarta - Sebuah situs yang sering memuat derma kepada terdakwa penista agama Islam Basuki Tjahaja Purnama berjulukan seword.com dilaporkan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Perindo kepada polisi. Namun sesudah pelaporan tersebut, laman yang berisi hoax tersebut tiba-tiba dihapus. Laman artikel yang berjudul 'Bukti Anies Jatuh Dalam Kubangan Setan' yang isinya tidak sanggup dipertanggungjawabkan tersebut ditenggarai tidak sanggup dibuka dikarenakan telah dihapus oleh adminnya yang berjulukan Alifurrahman S Asyari. Ketika redaksi bersamaislam.com menelusuri lini masa Facebook-nya, ternyata Alifurrahman sering menuliskan status berisi cercaan kepada pihak yang menjadi tentangan Basuki. Ternyata sesudah ditelusuri lebih jauh, ia pernah menyamakan Muhammad Syafi’i, pembaca doa pada penutupan Sidang Paripurna MPR, dengan setan. Sebelumnya ia juga pernah menyebut Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin sebagai antek Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Alifurrahman pernah menyebut Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin sebagai antek SBY
Pelaporan terhadap situs yang sering menjatuhkan nama baik pesaing Basuki tersebut dilakukan sebab dianggap kontennya sering berisi fitnah serta pencemaran nama baik. Pihak Partai Perindo merasa terusik sebab dalam artikel yang telah dihapus tersebut menyebutkan bahwa Partai Perindo telah ditunjuk sebagai pihak yang bertanggungjawab untuk mendistribusikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) ketika Anies Baswedan masih menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
"Kami sudah melaporkan situs seword.com atas fitnah dan hoax yang dimuat di situs-nya," ujar Ricky ketika ditemui awak media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, pada Jumat (17/2).

Laporan yang diunggah Ricky Margono di akun Intagramnya
Kepada wartawan ia menyampaikan bahwa Partai Perindo tidak terlibat dalam pendistribusian KIP yang merupakan salah satu kegiatan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Bikin Hoax, Owner Situs Pendukung Basuki Terancam Dipenjara 12 Tahun

Owner seword.com Alifurrahman S Asyari dan postingannya yang dianggap kontroversial
bersamaislam.com Jakarta - Sebuah situs yang sering memuat derma kepada terdakwa penista agama Islam Basuki Tjahaja Purnama berjulukan seword.com dilaporkan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Perindo kepada polisi. Namun sesudah pelaporan tersebut, laman yang berisi hoax tersebut tiba-tiba dihapus. Laman artikel yang berjudul 'Bukti Anies Jatuh Dalam Kubangan Setan' yang isinya tidak sanggup dipertanggungjawabkan tersebut ditenggarai tidak sanggup dibuka dikarenakan telah dihapus oleh adminnya yang berjulukan Alifurrahman S Asyari. Ketika redaksi bersamaislam.com menelusuri lini masa Facebook-nya, ternyata Alifurrahman sering menuliskan status berisi cercaan kepada pihak yang menjadi tentangan Basuki. Ternyata sesudah ditelusuri lebih jauh, ia pernah menyamakan Muhammad Syafi’i, pembaca doa pada penutupan Sidang Paripurna MPR, dengan setan. Sebelumnya ia juga pernah menyebut Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin sebagai antek Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Alifurrahman pernah menyebut Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin sebagai antek SBY
Pelaporan terhadap situs yang sering menjatuhkan nama baik pesaing Basuki tersebut dilakukan sebab dianggap kontennya sering berisi fitnah serta pencemaran nama baik. Pihak Partai Perindo merasa terusik sebab dalam artikel yang telah dihapus tersebut menyebutkan bahwa Partai Perindo telah ditunjuk sebagai pihak yang bertanggungjawab untuk mendistribusikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) ketika Anies Baswedan masih menjabat sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.
Pelaporan tersebut dilakukan oleh Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Perindo, Ricky K Margono. Ia melaporkan situs hoax pendukung Basuki tersebut ke Polda Metro Jaya.
"Kami sudah melaporkan situs seword.com atas fitnah dan hoax yang dimuat di situs-nya," ujar Ricky ketika ditemui awak media di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, pada Jumat (17/2).

Laporan yang diunggah Ricky Margono di akun Intagramnya
Kepada wartawan ia menyampaikan bahwa Partai Perindo tidak terlibat dalam pendistribusian KIP yang merupakan salah satu kegiatan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Dalam hal ini seword.com telah melanggar Pasal 27 Ayat (3) Undang-Undang Informasi Transaksi Elektronik (ITE) dan terancam dikenakan hukuman pidana penjara maksimum 12 (dua belas) tahun dan/atau denda maksimum Rp.12.000.000.000.000(dua belas milyar rupiah).
Ia juga mengharapkan semoga masyarakat cerdas dalam membaca informasi di internet dan tidak pribadi percaya dengan gosip dari situs-situs yang tidak kredibel. (Sumber)
Posting Komentar untuk "Seword.Com Situs Anti-Islam, Ahoker, Provokator, Pemecah-Belah Bangsa"