Fpi Dan Lpi 'Geruduk' Program Ulang Tahun Prd Di Surabaya
JARILANGIT.COM - Kantor Partai Rakyat Demokratik (PRD) Jawa Timur (Jatim) di bilangan Bratang Gede, Surabaya, didatangi sejumlah anggota organisasi masyarakat. Ketegangan di sekitar lokasi pun tampak tak terhindarkan.
Mereka di antaranya yaitu orang yang tergabung dalam ormas Front Pembela Islam (FPI), Laskar Pembela Islam (LPI) Himpunan Putra Putri Keluarga Angkatan Darat (Hipakad), dan Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan TNI/Polri Indonesia (FKPPI).
Pantauan di lokasi, kejadian itu bermula ketika 40-an anggota PRD menggelar program syukuran Hari Ulang Tahun PRD ke-26 tahun di sekretariat dua lantai tersebut, Senin (22/7) malam. Acara tersebut yaitu ganti dari diskusi yang sebelumnya batal digelar di rumah makan bilangan Gubernur Suryo, Surabaya.
"Awalnya kami kumpul-kumpul sebab ada syukuran HUT PRD, syukuran saja tumpengan. Tapi waktu sambutan dan pembukaan ada polisi tiba bilang biar program dipercepat," kata Ketua Pengurus Wilayah PRD Jatim, Hermawan, Senin (22/7).
Usai memperoleh gosip tersebut, pihaknya kemudian melepas semua atribut berupa spanduk program dan bendera PRD. Mereka kemudian dievakuasi oleh pihak kepolisian untuk meninggalkan lokasi.
"Kami ngalah saja, kami tidak mau ada keributan," kata Hermawan.
Tak berselang lama, sejumlah ormas pun tiba di lokasi. Mereka nampak memadati jalan, akhirnya kemudian lintas di wilayah Bratang Gede tersebut pun sempat mengalami kemacetan.
Mereka nampak melaksanakan mediasi dengan kepolisian yang berjaga dan RT setempat. Selang beberapa menit sejumlah personel FPI kemudian melaksanakan agresi pembakaran bendera PRD sempurna tengah perempatan jalan. Akibatnya kemudian lintas pun makin padat.
"Ini PRD partai sudah dilarang, masyarakat harus tahu ini ya," kata Wali Laskar LPI Surabaya, Agus Fachrudin kata dia.
Lalu, salah seorang anggota ormas kemudian sempat mengambil sisa spanduk yang masih terpasang di depan sekretariat. Salah satu massa FPI, Agung, kemudian berteriak-teriak, bahwa PRD yaitu partai terlarang di Indonesia.
"Saya minta kepada warga untuk mengawasi daerah ini. Kalau ada indikasi pertemuan segera lapor ke polisi atau polsek. Ini komunis gaya baru. Udah usang udah dibubarkan pemerintah," kata Agung, sembari membentangkan spanduk bertuliskan Pancasila.
Sementara itu, salah satu warga sekitar, Yanto (46) menyampaikan bahwa PRD sudah dua tahun bermarkas di lingkungan tersebut. Sepengetahuannya rumah tersebut, telah dikontrak PRD selama dua tahun belakangan.
Selama dua tahun itu pula, Yanto mengaku tak pernah melihat gelagat yang mencurigakan dari penghuni rumah tersebut.
"Sudah jalan satu tahun lebih, mau dua tahun, selama itu tidak ada suara-suara sumbang. Kalau ada yang resek pribadi tak geret (ciduk). Memang selama ini enggak ada yang aneh-aneh. FPI aja yang besar kepala tiba-tiba geruduk," kata Yanto. (cnn)
Sumber https://www.jarilangit.com

Posting Komentar untuk "Fpi Dan Lpi 'Geruduk' Program Ulang Tahun Prd Di Surabaya"