Barcode Media Online Dinilai Tak Efektif Tangkal Hoax
Verifikasi dan pemasangan barcode media oleh Dewan Pers dan Menkominfo di tengah maraknya penyebaran berita-berita berkonten hoax tidak akan efektif.
Penilaian itu dikemukakan Dekan Fakultas Teknologi dan Informasi Perbanas Institute, Harya Widiputra. Ia menilai, pangkal duduk kasus gosip hoax terletak pada kecepatan penyebaran gosip yang begitu cepat.
"Untuk menekan beredarnya berita-berita hoax sebaiknya dewan pers dan pemerintah melaksanakan cara pencegahan penerbitan gosip hoax. Cara pencegahan saya kira lebih efektif daripada cara korektif berupa pelaporan sehabis gosip hoax berhasil diterbitkan," ujar Harya di Jakarta, Selasa (10/1/2017), dikutip laman Berita Satu.
Ia menyarankan, setiap media online mempunyai editor untuk pengecekan terlebih dahulu sebelum penerbitan. Selain itu, sanggup saja dibuatkan tubuh independen di luar Dewan Pers.
"Yang sanggup bertindak sebagai editor yang bersifat tetap menjalankan kebebasan pers demi mengalirnya informasi yang gampang dengan benar," ujarnya.
Saat ini, lanjut Harya, semakin banyak masyarakat yang terusik dengan berita-berita bohong, palsu, atau tidak terang kebenarannya. Hal itu terlihat dari 400.000 situs media online kurang dari 300 yang terverifikasi Dewan Pers.*
Sumber http://muslimbuzzers.blogspot.com
Penilaian itu dikemukakan Dekan Fakultas Teknologi dan Informasi Perbanas Institute, Harya Widiputra. Ia menilai, pangkal duduk kasus gosip hoax terletak pada kecepatan penyebaran gosip yang begitu cepat.
Ia menyarankan, setiap media online mempunyai editor untuk pengecekan terlebih dahulu sebelum penerbitan. Selain itu, sanggup saja dibuatkan tubuh independen di luar Dewan Pers.
"Yang sanggup bertindak sebagai editor yang bersifat tetap menjalankan kebebasan pers demi mengalirnya informasi yang gampang dengan benar," ujarnya.
Saat ini, lanjut Harya, semakin banyak masyarakat yang terusik dengan berita-berita bohong, palsu, atau tidak terang kebenarannya. Hal itu terlihat dari 400.000 situs media online kurang dari 300 yang terverifikasi Dewan Pers.*
Sumber http://muslimbuzzers.blogspot.com
Posting Komentar untuk "Barcode Media Online Dinilai Tak Efektif Tangkal Hoax"